MEREK (TRADEMARK)

Apa merek itu ?

Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa.

Siapakah yang dapat mendaftarkan merek?

Yang dapat mendaftarkan merek adalah; perorangan, beberapa orang (pemilikan bersama) dan Badan hukum

Apa fungsi merek ?

Merek berfungsi untuk membedakan suatu produk dengan produk lain dengan memberikan tanda, seperti yang didefinisikan pada Pasal 1 Undang-Undang Merek (Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001), Sebagai jaminan atas mutu barangnya, Tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan seseorang atau badan hukum dari produk orang lain atau badan hukum lainnya.

Apa merek Dagang itu ?

Merek Dagang adalah Merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.

Apa merek Jasa itu ?

Merek Jasa adalah Merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.

Apa merek Kolektif itu ?

Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya.

Apa Indikasi Geografis itu ?

Indikasi Geografis adalah suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang, yang karena faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia, atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, memberikan ciri dan kualitas tertentu pada barang yang dihasilkan. Di dalam UU Merek di Indonesia terdapat pasal yang menyebutkan mengenai Indikasi Geografis dan di dalam TRIPs terdapat pasal yang menyebutkan bahwa negara anggota harus menyediakan perlindungan khusus untuk Indikasi Geografis. Indikasi Geografis pada dasarnya memiliki kesamaan dengan merek. Perbedaannya, pada Indikasi Geografis, tanda menunjukkan daerah asal suatu barang, yang didasarkan pada faktor lingkungan geografis termasuk faktor alam, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut (Pasal 56 Undang-Undang Merek). Jadi sebenarnya Indikasi Geografis ini akan banyak dapat diterapkan pada produk-produk yang dihasilkan karena keanekaragaman plasma nutfah yang dimiliki Indonesia, dan ini satu-satunya rezim HKI yang memberikan perlindungan terhadap keunggulan komparatif negara berkembang.

Apa itu Hak atas Merek ?

Hak atas Merek Hak atas merek adalah hak eksklusif yang diberikan Negara kepada pemilik merek yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu menggunakan sendiri merek tersebut atau memberi ijin kepada seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk menggunakannya.

Berapa lama jangka waktu perlindungan merek ?

Merek terdaftar mendapat perlindungan hukum untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun, sejak tanggal penerimaan dan jangka waktu perlindungan itu dapat diperpanjang selama merek tersebut digunakan dalam bidang perdagangan barang atau jasa .

Apakah yang dimaksud dengan Pelanggaran dan Sanksi ?

Ketentuan sanksi terhadap pelanggaran Merek antara lain diatur sebagai berikut:

1. Menggunakan merek yang sama pada keseluruhannya dengan merek atau indikasi geografis yang terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis, dipidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).

 

2. Menggunakan merek yang sama pada pokoknya dengan merek atau indikasi geografis yang terdaftar milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa sejenis, dipidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda maksimal Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah)

3. Memperdagangkan barang dan/atau jasa yang patut diketahui bahwa barang dan/atau jasa tersebut merupakan hasil pelanggaran merek yang terdaftar atau indikasi geografis, dipidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

4. Tindak pidana dalam merek merupakan delik aduan.

Tata Cara Mengajukan Permohonan

1. Mengajukan permohonan pendaftaran rangkap 4 yang diketik dalam bahasa indonesia dengan menggunakan formulir permohonan yang telah disediakan dan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya yang memuat :

- Tanggal, bulan dan tahun permohonan;

- Nama lengkap, kewarganegaraan, dan alamat pemohon;

- Nama lengkap dan alamt kuasa, apabila pemohon diajukan melalui kuasa;

- Warna-warna apabila merek yang dimohonkan pendaftarannya menggunakan unsur-unsur warna;

- Nama negara dan tanggal permintaan pendaftaran merek yang pertama kali dalam hal permohonan diajukan dengan hak prioritas.

2. Surat permohonan pendaftaran merek dilampiri dengan :

- Fotokopi KTP bagi pemohon yang berasal dari luar negeri sesuai dengan ketentuan undang-undang harus memilih tempat kududukan di Indonesia, biasanya dipilih pada alamat kuasa hukumnya

- Fotokopi akte pendirian badan hukum yang telah disahkan oleh notaris apabila pernohonan diajukan atas nama badan hukum

- Fotokopi peraturan pemilikan bersama apabila permohonan diajukan atas nama lebih dari satu orang (merek kolektif)

- Surat kuasa khusus apabila permohonan pendaftaran dikuasakan

- Tanda pembayaran biaya permohonan

- Sebanyak 20 lembar Etiket merek (ukuran maximal 9x9 cm), minimal (2x2 cm)

- Surat pernyataan bahwa merek yang dimintakan pendaftaran adalah miliknya.

Pelayanan Yang Disediakan Oleh Sentra HKI STTR Cepu

1. Membantu mengurus pendaftaran merek sampai dengan perlindungan diberikan

2. Memberi layanan, penyiapan dokumen, permohonan merek.

SENTRA HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI RONGGOLAWE CEPU

Alamat : Jl. Kampus Ronggolawe Blok B-1 Cepu Blora

Phone : 0296-422322; Fax : 0296-425429

E-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ; Website http://haki.sttrcepu.ac.id

No. Pendaftaran : ..... /HKI-STTR Cepu/...../.........

Tanggal : .................................................

 

Tanda Terima

 

Permintaan Pendaftaran Merek

Nama Permohonann :

Alamat/ Telp Pemohon :

Merek Klas/ Barang/ Jasa :

Kelengkapan Adminitrasi :

  1. Isian Formulir Pendaftaran Merek (Rangkap 5 ; 1 Bermaterai Rp.6000-)
  2. Surat Pernyataan yang ditandatangani pemohon bahwa Merek yang Dimintakan pendaftaran benar-benar milik pemohon (rangkap 2 ; 1 Bermaterai Rp.6000,-)
  3. Logo/Etiket Merek Ukuran Max (9x9 cm), min (2x2 cm) (26 lembar)
  4. Salian Akta Pendirian (Untuk Pemohonan Badan Hukum) Yang disahkan Oleh Notaris (5 Lembar, Bermaterai Rp.6000,-)

  1. Surat Kuasa apabila Permohonan Pendaftaran diajukan melalui Kuasa (Bermaterai Rp. 6000,-).
  2. Fotocopy KTP Pemilik Merek (5 Lembar)

  1. Fotocopy KTP Kuasa Merek (5 Lembar)
  2. .............................................................................................................

Penerima,

 

......................

 

 


Powered by UPT PIMK STTR Cepu@2010 Integrated of Information System Project